marter-plan-ternak-bebek-petelur-bumdesa-margomulyo

Pengurus Bumdes Joyomulyo memiliki semangat untuk membuka usaha peternakan bebek petelur sebagai unit usaha. Hal ini dapat dibuktikan dengan pengurus mengundang Tim Pendamping Profesional Desa yakni, Pendamping Desa Kecamatan Glenmore dan Pendamping Ahli Pengembangan Ekonomi Desa (PA PED) Kabupaten Banyuwangi di rumah Direktur Bumdes Joyomulyo, Ibu Teryntia. Acara ini turut hadir pengurus Bumdes, yakni Direktur; Teryntia Hendrid, Sekretaris; Muhammad Nailul Marom, dan Bendahara: Ida Wahyu Widianti, Rabu (26/07/2017)

PA PED memberikan penjelasan mulai dari perencanaan (planning) dalam proses pembukaan usaha. Pembukaan usaha harus melalui beberapa tahapan, diantaranya: melakukan survey usia masyarakat, pekerjaan masyarakat dan pendapatan masyarakat. Tahapan ini dilakukan untuk mengetahui potensi bisnis yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Ketika tahapan ini, sudah selesai, pengurus bumdes kemudian membuat proposal perencanan bisnis, ujar Bapak dari satu anak ini.

Dari diskusi yang dimulai sejak pukul 08.30 ini berlangsung santai tapi serius. Pengurus Bumdes mengusulkan usaha ternak lele, ternak bebek petelur, dan simpan pinjam.  Ketiga bisnis di atas, dilakukan diskusi untuk memetakan kebutuhan dan potensi daya beli masyarakat. Hasilnya, mengerucut ke bebek petelur.

Bebek petelur menurut Ibu Teryntia, bebek petelur bisnis menjanjikan dan ada orang yang ahli di bidang itu, dia siap mendampingi bisnis ini mulai dari awal hingga berjalan. Dan karyawannya juga sudah ada, ungkap ibu Alumni Unmuh Jember.

Pengurus sepakat, minggu ini akan dibuatkan proposal kelayakan bisnis bebek petelur, mulai dari potensi, pemasaran, kebutuhan modal, dan lokasi. Proposal nantinya akan diserahkan kepada Pj kades Margomulyo dan Pendamping Desa Kecamatan Glenmore, Muhammad Yusuf. *(MH/Udi)

http://www.ttgbanyuwangi.com/baca-berita/semangat-membesarkan-usaha-di-bumdesa-margomulyo